Imam Riyanto tempat berbagi tutorial AJAX, PHP, MySQL, CSS dll
Imam Riyanto

echo"$artikel[judul_artikel]";
Sep 2009
26  

Bahkan 500 Tahun Telah Beribadah

By admin
  Viewed :134

Kitab Durratun Naashihien mengutip kitab Misykat yang menyitir riwayat dari Nabi saw, bahwa beliau telah bersabda, "Baru saja malaikat Jibril hadir di sisiku. Dia berkata, 'Wahai Muhammad, demi Allah yang telah Mengutus engkau dengan haq sebagai nabi. Sungguh, di antara hamba-hamba Allah ada seseorang yang mengibadahi Allah selama lima ratus tahun. Ia tinggal di puncak sebuah gunung yang dikitari laut. Allah memancarkan mata air yang segar di kaki gunung dan menumbuhkan pohon delima yang berbuah setiap hari. Saban sore orang ini turun gunung untuk minum air segar mata air dan menyantap buah delima. Ia berwudlu dengan mata air lalu mendirikan shalat dan berdoa kepada Allah nanti berkenan mencabut nyawanya saat bersujud dan berharap Allah tak memberi jalan bagi bumi dan lainnya merusak jasadnya hingga kelak ia dibangkitkan Allah masih dalam keadaan bersujud. Allah pun memenuhi doanya.

Malaikat Jibril melanjutkan, 'Tiap saya turun dari langit dan naik ke langit, saya melintasi orang ini masih menetapi keadaan bersujud. Saya mendapati pada sifat lmu-NYA Allah, kelak orang ini  bakal dibangkitkan pada hari kiyamat lalu dihadapkan ke hadlirat Allah. Allah, Dzat Maha Suci-Maha Tinggi ber-Firman ke para malaikat, 'Masukkanlah hamba-Ku ini ke dalam surga-Ku berkat Rahmat-Ku'. Orang ini berkata, 'Bahkan berkat amal sayalah saya masuk surga'. Allah ber-Firman ke para malaikat lagi, 'Ukurlah ibadah hamba-Ku ini dengan nikmat yang telah Aku berikan padanya, ukurlah pula dengan amalnya. Setelah diukur, nikmat pemberian Allah berupa penglihatan mata saja benar-benar telah meliputi ibadah orang ini selama lima ratus tahun, sementara tetapnya nikmat-nikmat lain pada orang ini tanpa ada lagi ibadah yang membandingi masuk surga.

Karenanya Allah lalu ber-Firman ke para malaikat, 'Masukkanlah hamba-Ku ini neraka!'.

Malaikat Jibril melanjutkan, 'Para malaikat pun menyeret orang ini ke neraka. Orang tadi lalu berseru, 'Dengan Belas-Kasih-Mu, ya Tuhan, mohon masukkan hamba ke surga.' Allah ber-Firman ke para malaikat lagi, 'Kembalikan dia kepada-KU!'. Orang ini dihadapkan lagi di hadlirat Allah.

'Wahai hamba-Ku. Siapakah yang telah menciptakan engkau di kala engkau belum jadi apa-apa?

'Engkau, ya Tuhanku. 'Apakah itu amalmu ataukah karena Rahmat-Ku?

'Bahkan itu karena Rahmat-Mu. 'Siapakah yang telah memberimu kekuatan untuk beribadah selama lima ratus tahun? Siapa pula yang telah memberi tempat padamu di sebuah puncak gunung dikitari laut? Siapa pula yang telah memancarkan mata air segar di antara air asin? Siapa pula yang telah mengeluarkan buah delima  saban hari padahal pohon itu hanya berbuah sekali dalam setahun? Siapa pula yang telah mencabut nyawamu dalam keadaan bersujud? 'Engkau, ya Tuhanku,' jawab orang ini.

Allah ber-Firman, 'Itu semua adalah Rahmat-Ku. Dan semata dengan Rahmat-Ku pula masuklah engkau ke surga.'

Sabda Kanjeng Nabi saw, 'Tidak seorang pun dari kamu sekalian yang dimasukkan ke dalam surga maupun diselamatkan dari neraka sebab amaliyahnya. Akupun tidak masuk surga sebab amalku melainkan berkat Rahmat Allah semata.

 

Sumber : Lidahwali.com

Share on Facebook
 Komentar Pembaca (0 komentar)
Previous - Next

Tulis komentar
---* wajib diisi---
Nama
*
Email
*
Komentar
*
Masukkan kode
*